Soal Mobil Listrik, VW Indonesia: Nanti Nge-Charge-nya Dimana?

Soal Mobil Listrik, VW Indonesia: Nanti Nge-Charge-nya Dimana?

Ingin melepas citra buruk karena kasus manipulasi emisi mesin diesel, saat ini Volkswagen (VW) fokus menggarap mobil ramah lingkungan. Ada lima mobil listrik VW dalam wujud konsep yang sedang disiapkan dan sudah diperkenalkan secara global.

Rencananya peluncuran model produksinya akan dilakukan secara bertahap. Kemungkinan VW akan memulainya pada 2019.

Walaupun belum diproduksi massal, ada niat VW Indonesia untuk membawanya ke Indonesia. Namun yang menjadi permasalahannya adalah soal infrastruktur.

“Terus terang VW juga punya mobil listrik. Cuma kan permasalahannya begini, sampai di posisi mana nanti mobil listrik itu akan menjadi massal. Karena terus terang kami bisa bawa, tapi sekarang pertanyaannya nge-charge nanti di mana,” ujar Chief Operating Officer (COO) GMM, Jonas Cendana, belum lama ini.

Tidak cuma itu, Jonas juga meragukan bila mobil listrik digunakan di kota-kota besar yang padat kendaraan. Pasalnya bila mobil listrik terjebak macet dan kondisi baterai kosong lantas apa yang harus dilakukan pengemudi.

“Persoalannya bukan hanya jarak tapi kemacetan. Di mobil listrik daya tahan baterai katakanlah 3 jam atau bisa menempuh jarak maksimal 100 kilometer. Permasalahannya yang dibutuhkan pada kondisi jalan macet lebih dari 3 jam, mobil bisa mati di tengah jalan. Bukan berarti saya menjelek-jelekan mobil listrik tapi kami wait and see,” pungkas Jonas.

Mobil listrik yang dibangun oleh VW akan menggunakan platform MEB terbaru.

Kemungkinan model pertama yang bakal diluncurkan adalah versi produksi dari mobil konsep I.D. Mobil ini pertama kali diperkenalkan pada 2016 di ajang Paris Motor Show.

Mobil konsep I.D merupakan hatchback lima pintu yang dilengkapi dengan satu motor listrik. Diprediksi tenaga yang dihasilkan dari motor listriknya mencapai 170 ps, sedangkan daya jelajahnya antara 400-600 kilometer. Akselerasi dari 0-100 kilometer per jam dicapai dalam 8 detik.

Setelah I.D, VW akan meluncurkan I.D. Cross yang pertama kali diperkenalkan pada awal 2017 di pameran Shanghai Motor Show. Tidak ada data spesifikasi lengkap, tetapi mobil ini memiliki sumber tenaga yang berasal dari baterai lithium ion 83 kWh yang dihubungkan ke dua motor listrik. Sistem penggeraknya empat roda dengan tenaga maksimal 306 ps dan mampu menjangkau hingga 500 km dalam kondisi baterai terisi penuh.

Sementara itu I.D. AEROe dan I.D. Lounge diperkirakan menjadi model listrik selanjutnya yang akan dipasarkan VW. Bentuknya dan tampangnya seperti apa, sampai saat ini masih disembunyikan. Kemungkinan I.D. AEROe tampil sebagai sedan sporty atau coupe, sedangkan Lounge bisa jadi crossover atau MPV.

Terakhir, VW juga akan menawarkan versi produksi dari I.D. Buzz. Mobil ini memiliki gaya retro yang sudah dilengkapi dengan dua motor listrik. Bila keduanya bekerja secara bersamaan maka tenaga maksimal yang dihasilkan mencapai 374 ps. -okezone.com

About the Author

Chat with me