Rata-rata Harga Mobil Baru Lebih Mahal 11 Persen

Rata-rata Harga Mobil Baru Lebih Mahal 11 Persen

Selain menemukan fakta bahwa Entry SUV makin populer dan pentingnya website untuk menggali data tentang mobil baru, lembaga survei JD Power juga menemukan fakta lain terkait pembelian kendaraan roda empat baru di showroom.

Temuan itu tertuang dalam Indonesia Sales Satisfaction Index (SSI) 2016 yang kini memasuki tahun ke-16. Sebelumnya, dijabarkan juga bahwa ada enam faktor yang mempengaruhi kepuasan pemilik kendaraan baru dengan pengalaman pembelian mereka.

Dimulai dari yang paling penting, yakni waktu pengiriman, proses pengiriman, tenaga pemasaran, inisiasi penjualan, fasilitas dealer, dan transaksi. Kepuasan diukur dalam skala 1.000 dengan nilai yang lebih tinggi menandakan kepuasan yang lebih baik.

Berikut temuan-temuan penting lainya dari studi ini:
1. Rata-rata harga kendaraan. Rata-rata harga kendaraan baru di Indonesia telah meningkat 11 persen menjadi Rp 209 juta pada 2016 dari Rp 188 juta pada 2015. Para pelanggan sadar akan peningkatan harga ini, dimana 12 persen dari pemilik kendaraan mengatakan harga lebih tinggi dari yang mereka harapkan, naik dari 9 persen dari 2015.

2. Lebih banyak masalah di diler. Banyak pelanggan (11 persen) mengalami frustrasi dan masalah ketika berbelanja mobil baru—seperti hanya memiliki sedikit pilihan model yang tersedia dan sedikit staf untuk melayani pelanggan selama proses penjualan—dibandingkan dengan hanya 7 persen pada 2015. Rata-rata kepuasan keseluruhan pelanggan di antara yang mengalami masalah adalah 726, dibandingkan dengan 776 di antara mereka yang tidak mengalami masalah.

3. Waktu serah-terima kendaraan. Sebanyak 96 persen pemilik menerima kendaraan mereka di rumah, dan pelanggan mengharapkan tenaga pemasaran untuk menghabiskan paling tidak satu jam selama proses serah-terima. Ketika tenaga pemasaran menghabiskan kurang dari satu jam, kepuasan akan proses pengantaran turun menjadi 772, dibandingkan dengan 779 ketika tenaga pemasaran menghabiskan lebih banyak waktu selama pengantaran.

4. Kepuasan meningkatkan loyalitas dan advokasi. Di antara pelanggan-pelanggan yang sangat puas (nilai SSI 811 atau lebih tinggi), 35 persen mengatakan mereka ”pasti akan” membeli merek kendaraan yang sama, dan 52 persen mengatakan mereka ”pasti akan” merekomendasikan merek itu ke keluarga dan teman.

Di lain pihak, di antara pelanggan yang sangat tidak puas (nilai SSI 730 atau lebih rendah), hanya 21 persen mengatakan mereka ’pasti akan” membeli kembali merek yang sama dan hanya 26 persen mengatakan mereka ”pasti akan” merekomendasikan merek itu ke orang lain.

About the Author

Chat with me