Memilih Mobil Bekas, Part I

Memilih Mobil Bekas, Part I

Kebutuhan akan kendaraan yang mobile dan bisa menampung lebih dari satu orang penumpang biasanya jadi alasan utama mengapa membeli mobil adalah hal yang valid. Jika sedang ‘punya’ maupun sedang beruntung, membeli mobil baru jadi opsi utama.

Sayangnya, tak semua orang memiliki kondisi finansial yang sama baiknya. Bagi anak-anak muda, maupun sosok-sosok yang sedang berada dalam kondisi tak memungkinkan untuk beli mobil baru secara cash, mobil bekas bisa jadi opsi yang bijaksana.

Tapi, berhati-hati dalam memilih mobil bekas adalah hal yang wajib, harus, fardhu ain, compulsory, atau apapun itu bahasanya. Karena ketidaktelitian dalam memilih mobil bekas bisa berakhir bencana. Nah, sekalian bisa melakukannya untuk memastikan mobil bekas yang dipilih, merupakan mobil yang benar-benar pas!

Mobil Bekas

Pastikan body mobil bekas dalam kondisi yang prima. Tak sedang retak, rusak, pokoknya damage yang diterima mobil dalam kondisi yang minim. Paling mentok kalau misalkan ada kerusakan, adalah karena kerusakan akibat pemakaian yang rutin dan bukan karena kecelakaan.

Karena biasanya kerusakan diakibatkan kecelakaan, kerusakan tak hanya terjadi di body, melainkan di bagian interior, sasis, rangka dan suspensi. Cara paling mudah memastikan body dalam kondisi bagus adalah dengan diketok dengan jari. Jika sempat, ketok-ketok sekujur tubuh dan pastikan body mobil mengeluarkan nada yang selaras.

Jika ada suara yang memang agak tidak lazim, bukan berarti harus mundur dari negosiasi. Hal tersebut membuktikan bahwa body mobil memang sudah pernah di reparasi.

Buka tutup pintu adalah hal krusial yang bisa membuat impresi berubah. Membuka pintu dan menutupnya akan memberikan penjelasan apakah mobil yang dijual nyaman untuk dimasuki, ditunggangi, dan kemudian dikendarai pada jarak yang bervariasi.

 Rasakan pedal pembuka pintunya, seberapa berat handle dan seberapa besar usaha tangan dan pergelangan tangan yang harus dikeluarkan untuk bisa membuka pintu tersebut dan apakah ada suara tambahan. Pastikan juga saat masuk dan pintu ditutup, masih berada dalam kondisi yang presisi dalam kesejajarannya antara pintu dan rangka mobil.

Mobil bekas bisa saja berada dalam kondisi yang amat prima, nyaris seratus persen. Tapi, tak berarti juga mobil bekas tersebut memiliki fisik yang juga sempurna. Contohnya adalah mobil dengan usia lebih dari 5 tahun, akan punya potensi pergeseran di panel-panel.

Mobil yang sudah agak tua, akan punya perbedaan rasa dalam memindah panel. Biasanya diperlihatkan dengan adanya cela. Seperti cela yang ada di panel perseneling, atau panel lampu indikator yang ada di samping kanan setir. Bisa jadi bahan untuk negosiasi juga

Nah, biasanya kalau sudah memeriksa bagian body dan interior, maka bagian mesin akan bisa diperiksa kemudian. Membuka kap mobil seharusnya normal dan diperbolehkan oleh si empunya mobil supaya calon konsumennya bisa melihat jelas kondisi mesin di bawah kap.

Saat kap dibuka, biasanya akan terlihat bagaimana jauh pengalaman mobil. Apakah mobil pernah punya riwayat kecelakaan, seberapa bagus level cairan yang ada di dalam mobil, dan sebagainya. Jangan lupa untuk menyalakan mobil untuk melihat apakah ada suara-suara tak lazim seperti gemeretak, atau ketukan yang diakibatkan mesin yang tak terpasang sempurna.

Tak cuma mesin di bawah kap yang harus diperiksa, normalnya sih mesin yang ada di bagian bawah mobil juga ikut jadi perhatian. Maka, mintalah untuk masuk di bawah kolong mobil, atau jika memungkinkan untuk menggunakan perangkat seperti pendorong hidraulik seperti di bagian cuci mobil juga bisa.

Di sini ada beberapa hal yang bisa diperiksa untuk memastikan mobil berada dalam kondisi ciamik. Yakni kondisi ban yang belum ‘center’, mungkin bisa dilihat, atau juga kondisi mesin yang mungkin bocor dan oli mengalir juga bisa jadi pertimbangan untuk menyesuaikan harga.

About the Author

Chat with me